TVRINews, Indragiri Hilir
Satgaswil Riau Densus 88 Antiteror (AT) Polri memperkuat sinergi pencegahan paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, Terorisme (IRET) dan Nihilistic Violent Extremism (NVE) melalui koordinasi bersama Polsek Tembilahan Hulu, Kecamatan Tembilahan Hulu, dan Kelurahan Tembilahan Hulu, Rabu, 29 Juli 2026.
Kegiatan yang digelar di Mapolsek Tembilahan Hulu tersebut dihadiri personel Satgaswil Riau Densus 88 AT Polri, Kapolsek Tembilahan Hulu IPTU Andrianto, Kanit Intel Polsek Tembilahan Hulu, Lurah Tembilahan Hulu, serta perwakilan Kecamatan Tembilahan Hulu.
Koordinasi ini menjadi bagian dari upaya Kolaborasi, Integrasi, dan Sinkronisasi (KIS) antara Densus 88 AT Polri dengan pemerintah daerah serta aparat kewilayahan dalam memperkuat langkah pencegahan penyebaran paham IRET dan NVE di Kabupaten Indragiri Hilir.
Dalam pertemuan tersebut dibahas penguatan edukasi, sosialisasi, dan deteksi dini sebagai langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap ancaman penyebaran paham IRET dan NVE, terutama di kalangan generasi muda yang rentan terhadap pengaruh negatif di ruang digital.
Kapolsek Tembilahan Hulu, IPTU Andrianto, menyampaikan komitmen Polsek Tembilahan Hulu dalam mendukung program pencegahan yang dilakukan secara terpadu bersama seluruh pemangku kepentingan.
"Pencegahan paham IRET dan NVE merupakan tanggung jawab bersama. Kami siap bersinergi dengan Satgaswil Riau serta pemerintah daerah untuk memperkuat edukasi, meningkatkan kewaspadaan masyarakat, dan membangun lingkungan yang aman serta kondusif," ujarnya.
Perwakilan Satgaswil Riau Densus 88 AT Polri menegaskan, upaya pencegahan membutuhkan kolaborasi berkelanjutan agar masyarakat memiliki daya tangkal terhadap penyebaran paham yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan.
"Melalui koordinasi dan sinergi yang berkelanjutan, diharapkan seluruh stakeholder dapat memperkuat deteksi dini, meningkatkan literasi masyarakat, serta bersama-sama menjaga generasi muda agar tidak mudah terpengaruh oleh paham IRET dan NVE," ujar perwakilan Satgaswil Riau.
Melalui kegiatan Ekspedisi Merah Putih Presisi tersebut, Satgaswil Riau Densus 88 AT Polri bersama Polsek, Kecamatan, dan Kelurahan Tembilahan Hulu berkomitmen memperkuat koordinasi serta berbagai langkah preventif untuk menciptakan lingkungan masyarakat yang aman, toleran, dan tangguh terhadap penyebaran paham IRET dan NVE.









