TVRINews, Pekanbaru
Kabut asap mulai berdampak terhadap kualitas udara di sejumlah wilayah Riau, termasuk Kota Pekanbaru. Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan mempercepat langkah pencegahan dengan membagikan 5.000 masker kepada masyarakat di sejumlah titik strategis di Kota Pekanbaru, Rabu, 7 Oktober 2026.
Kualitas udara di sejumlah daerah di Riau dalam beberapa hari terakhir mulai terdeteksi tidak sehat. Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah karena berpotensi meningkatkan risiko gangguan kesehatan masyarakat.
Dinas Kesehatan Riau mencatat terdapat sekitar 22 ribu kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Namun, angka tersebut masih dalam proses verifikasi untuk memastikan sejauh mana kasus ISPA berkaitan dengan paparan kabut asap.
Langkah pencegahan dilakukan sesuai arahan Plt Gubernur Riau SF Hariyanto. Dinas Kesehatan Provinsi Riau menggandeng mahasiswa, perguruan tinggi, serta tim krisis untuk memperkuat penanganan dampak kabut asap.
Sebanyak 5.000 masker dibagikan di lima titik strategis Kota Pekanbaru, yakni Tugu Zapin, Simpang Tiga, Simpang SKA, Simpang Arengka, dan Simpang Melur.
Selain di Pekanbaru, Dinas Kesehatan kabupaten dan kota juga diminta segera melakukan langkah pencegahan dan penanganan dampak kabut asap di wilayah masing-masing.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Zulkifli mengimbau masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti ibu hamil, bayi, dan lanjut usia, untuk mengurangi aktivitas di luar rumah selama kualitas udara memburuk.
“Kelompok rentan seperti ibu hamil, bayi, dan lansia diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar rumah. Jika terpaksa keluar, masyarakat diminta menggunakan masker dan memperbanyak minum air putih,” ujar Zulkifli, Rabu, 7 Oktober 2026.
Dinas Kesehatan Riau juga tengah mengidentifikasi masyarakat yang terdampak kabut asap. Langkah tersebut dilakukan untuk memetakan kebutuhan bantuan, termasuk kemungkinan pemberian makanan tambahan atau PMT dari Pemerintah Provinsi Riau.
Pemerintah mengimbau masyarakat tetap memperhatikan kondisi kualitas udara dan menggunakan perlindungan yang diperlukan untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap.










