TVRINews, Indragiri Hilir
Tim gabungan lintas sektoral di Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, memperkuat langkah mitigasi di kawasan pelabuhan untuk mengantisipasi peningkatan kabut asap sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Mitigasi melibatkan jajaran Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Tembilahan, Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Tembilahan, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Tembilahan, serta Pelindo Tembilahan.
Petugas disiagakan untuk menjaga keamanan dan ketertiban sekaligus mengantisipasi dampak kabut asap terhadap masyarakat yang melakukan aktivitas di kawasan pelabuhan. Warga yang hendak bepergian juga diimbau menggunakan masker untuk mengurangi risiko gangguan pernapasan.
Kapolsek KSKP Tembilahan, Ipda Parna Simarmata, mengatakan pihaknya menyiagakan personel untuk mendukung setiap kegiatan pengamanan di kawasan pelabuhan melalui Unit Binmas dan Unit Samapta.
“Polsek KSKP Tembilahan menyiagakan personel untuk tetap standby dan membackup setiap kegiatan dalam menjaga kamtibmas di pelabuhan melalui Unit Binmas dan Unit Samapta,” ujar Parna dikutip Rabu, 7 Oktober 2026.
Selain aspek keamanan, Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Tembilahan turut berperan dalam mitigasi dampak kabut asap terhadap kesehatan, khususnya bagi penumpang yang beraktivitas di kawasan pelabuhan.
Sementara itu, Kepala KSOP Kelas IV Tembilahan, Feriland Saragih, mengatakan pihaknya telah menerbitkan maklumat pelayaran bagi seluruh armada yang beroperasi di perairan Sungai Indragiri. Dalam maklumat tersebut, nakhoda diminta tidak berlayar atau segera lego jangkar apabila jarak pandang terbatas.
“KSOP Kelas IV Tembilahan telah menerbitkan maklumat pelayaran bagi seluruh armada di perairan Sungai Indragiri untuk tidak berlayar atau segera lego jangkar jika jarak pandang terbatas. Nakhoda juga diminta menyesuaikan kecepatan kapal dengan kondisi cuaca demi keselamatan bersama,” kata Feriland Saragih.
Masyarakat juga diimbau tidak membuka lahan dengan cara membakar. Sementara pelaku jasa pelayaran diminta mematuhi arahan petugas di lapangan, terutama ketika kondisi jarak pandang menurun akibat kabut asap.
Langkah mitigasi lintas sektoral ini diharapkan dapat menjaga keamanan, kesehatan, dan keselamatan masyarakat maupun pengguna jasa transportasi laut selama kondisi kabut asap masih terjadi.










