TVRINews, Pekanbaru
Perum Bulog bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) terus mempercepat penyaluran bantuan pangan beras alokasi Juli hingga September 2026 di Provinsi Riau. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan akses pangan masyarakat tetap terjaga.
Percepatan penyaluran dilakukan langsung oleh Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman, bersama Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani dan didampingi Pimpinan Wilayah Bulog Riau dan Kepri Dani Satrio. Kegiatan berlangsung di Kantor Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, Kamis, 17 September 2026.
Andi Amran Sulaiman mengatakan kehadiran langsung pemerintah dalam proses penyaluran merupakan bentuk komitmen untuk memastikan bantuan pangan beras dapat didistribusikan secara cepat dan tepat sasaran serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Pemerintah hadir untuk memastikan distribusi bantuan pangan beras berjalan cepat, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di Provinsi Riau," ujar Andi Amran Sulaiman, Kamis, 17 September 2026.
Untuk alokasi Juli hingga September 2026, bantuan pangan beras disalurkan kepada 33,4 juta penerima di seluruh Indonesia. Khusus Provinsi Riau, bantuan diberikan kepada 619.290 penerima dengan total kuantum mencapai 18.578.700 kilogram beras.
Perum Bulog memastikan kesiapan menjalankan penugasan pemerintah dalam penyaluran bantuan pangan beras kepada masyarakat di berbagai daerah.
Melalui kolaborasi Bapanas dan Bulog, pemerintah juga terus memastikan penyaluran berjalan optimal sekaligus mempersiapkan keberlanjutan program hingga akhir tahun.
Bulog berkomitmen menjaga ketersediaan stok, kualitas beras, serta kelancaran distribusi agar bantuan dapat diterima masyarakat sesuai dengan ketentuan program.
Upaya percepatan ini diharapkan dapat mendukung kebijakan pangan pemerintah sekaligus memastikan masyarakat tetap memperoleh akses terhadap pangan secara memadai.










