TVRINews, Pekanbaru
Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pekanbaru terus menggencarkan upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di lingkungan perguruan tinggi. Kali ini, BNN Kota Pekanbaru menggelar sosialisasi dan edukasi yang diikuti sebanyak 1.044 mahasiswa Politeknik Caltex Riau (PCR).
Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa diberikan edukasi mendalam mengenai berbagai jenis narkotika, mulai dari ganja, sabu, hingga pil ekstasi, serta dampak buruknya terhadap kesehatan fisik, mental, maupun kehidupan sosial.
Kepala BNN Kota Pekanbaru, Kombes Pol Wawan, mengatakan lingkungan kampus dan kalangan mahasiswa menjadi salah satu kelompok sasaran penting yang perlu terus dibentengi dari bahaya narkoba.
“Lingkungan kampus dan mahasiswa cukup rentan untuk dipengaruhi menggunakan narkoba. Karena itu, kami terus melakukan sosialisasi, edukasi, dan pengenalan tentang bahaya narkoba agar mereka memahami risikonya dan mampu melakukan pencegahan,” ujar Kombes Pol Wawan pada Selasa 18 Agustus 2026.
Melalui materi yang disampaikan, mahasiswa dibekali pemahaman mendalam mengenai konsekuensi hukum serta bahaya penyalahgunaan narkotika, sehingga diharapkan mampu membentengi diri dari pengaruh lingkungan maupun bujuk rayu pihak yang tidak bertanggung jawab.
Momentum pengenalan kehidupan kampus tersebut juga dimanfaatkan para mahasiswa baru PCR untuk menegaskan komitmen bersama. Mereka membacakan deklarasi penolakan terhadap segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran narkoba.
BNN Kota Pekanbaru menekankan bahwa upaya pencegahan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah, masyarakat, hingga perguruan tinggi sangat krusial. Langkah ini dilakukan guna melahirkan generasi muda yang sehat, berkualitas, serta siap mendukung pencapaian target Indonesia Emas 2045 bebas dari narkoba.










