TVRINews, Pekanbaru
Pemerintah Kota Pekanbaru terus melakukan berbagai upaya untuk menangani kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah di Kota Pekanbaru. Salah satunya melalui penaburan garam atau sortie untuk membantu mengurangi kabut asap dan memperbaiki kualitas udara.
Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, mengatakan penanganan kabut asap terus dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak terkait. Pemerintah juga memantau perkembangan kondisi udara untuk menentukan langkah penanganan yang diperlukan.
“Kita terus melakukan berbagai upaya untuk menangani kabut asap, salah satunya melalui penaburan garam atau sortie. Upaya ini dilakukan untuk membantu mengurangi kabut asap sehingga kualitas udara di Pekanbaru dapat kembali membaik,” ujar Markarius Anwar, Selasa, 15 September 2026.
Menurut Markarius, kondisi kabut asap menjadi perhatian pemerintah karena dapat berdampak terhadap kesehatan masyarakat dan mengganggu aktivitas warga. Karena itu, upaya penanganan dilakukan secara berkelanjutan sembari memantau perkembangan kualitas udara di sejumlah wilayah.
“Penanganan ini kita lakukan bersama pihak-pihak terkait. Kita juga terus memantau perkembangan kabut asap dan kualitas udara di sejumlah wilayah agar masyarakat tetap bisa beraktivitas dengan aman dan nyaman,” katanya.
Di sisi lain, masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kondisi udara memburuk. Warga yang harus beraktivitas di luar ruangan dianjurkan menggunakan masker untuk mengurangi paparan asap.
Markarius berharap langkah penanganan yang dilakukan dapat membantu mengurangi kabut asap sehingga kualitas udara di Kota Pekanbaru segera membaik dan aktivitas masyarakat kembali berjalan normal.
“Kami berharap upaya yang dilakukan bersama seluruh pihak ini bisa segera mengurangi kabut asap. Dengan kualitas udara yang kembali membaik, aktivitas masyarakat diharapkan dapat berjalan normal, aman, dan nyaman,” tegasnya.










