TVRINews, Pekanbaru
Perum Bulog Kantor Wilayah Riau dan Kepulauan Riau terus memperkuat ketahanan pangan melalui penyerapan hasil produksi dalam negeri dan penyaluran sejumlah program pangan pemerintah. Hingga saat ini, penyerapan gabah telah mencapai 106 persen dari target yang ditetapkan.
Penyerapan gabah, beras, dan jagung dilakukan Bulog bersama petani, kelompok tani, penggilingan, TNI, Polri, serta mitra kerja di berbagai wilayah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan cadangan pangan pemerintah sekaligus menjaga stabilitas pasokan.
Pemimpin Wilayah Perum Bulog Riau dan Kepri, Dani Satrio, mengatakan capaian penyerapan gabah yang telah melampaui target menjadi bagian penting dalam memperkuat cadangan pangan pemerintah.
“Penyerapan gabah saat ini telah mencapai 106 persen dari target yang ditentukan. Capaian ini turut memperkuat ketersediaan cadangan pangan pemerintah,” ujar Dani Satrio kutip Jumat, 4 September 2026
Selain gabah dan beras, Bulog Riau dan Kepri juga terus menyalurkan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) jagung. Hingga saat ini, realisasi penyaluran SPHP jagung telah mencapai 82 ton.
Penyaluran tersebut ditujukan untuk mendukung kebutuhan para peternak sekaligus membantu menekan biaya produksi.
Sementara itu, penyaluran bantuan pangan beras untuk alokasi Juli hingga September 2026 masih berlangsung. Setiap penerima memperoleh bantuan sebanyak 10 kilogram beras per bulan, atau total 30 kilogram untuk periode tiga bulan.
Dani Satrio menegaskan, Bulog Riau dan Kepri akan terus melakukan penyerapan gabah, beras, dan jagung dengan menyesuaikan kondisi produksi serta kebutuhan pangan di wilayah kerjanya.
“Bulog Riau dan Kepri akan terus melakukan penyerapan gabah, beras, dan jagung sesuai dengan kondisi produksi serta kebutuhan pangan di wilayah kerja. Langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga ketersediaan pangan dan menyerap hasil produksi dalam negeri,” katanya.
Upaya tersebut diharapkan dapat menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi.










