TVRINews, Pekanbaru
Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) kembali menghadirkan Program Pelatihan Vokasi Nasional Batch 6 Tahun 2026. Program ini menyediakan tiga jenis pelatihan gratis bagi masyarakat untuk meningkatkan keterampilan, memperluas peluang kerja, dan mendorong tumbuhnya usaha mandiri.
Kepala Disnakertrans Provinsi Riau, Roni Rakhmat, menjelaskan bahwa program tersebut merupakan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Riau, platform SiapKerja, dan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.
Menurut Roni, pelatihan vokasi ini bertujuan membekali masyarakat dengan keterampilan yang sesuai kebutuhan dunia kerja, sekaligus meningkatkan produktivitas, kedisiplinan, dan etos kerja peserta.
“Program pelatihan vokasi ini kami hadirkan untuk meningkatkan kompetensi masyarakat agar lebih siap memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri. Kami berharap keterampilan yang diperoleh peserta dapat meningkatkan daya saing dan membuka peluang ekonomi baru,” ujar Roni Rakhmat, dikutip Kamis, 22 Oktober 2026.
Pendaftaran dan seleksi peserta dibuka pada 1 hingga 21 Oktober 2026, sedangkan pelaksanaan pelatihan dijadwalkan mulai 28 Oktober 2026. Program ini terbuka untuk masyarakat umum dan tidak dipungut biaya.
Terdapat tiga jenis pelatihan yang ditawarkan, yakni servis sepeda motor sistem injeksi, pembuatan roti dan kue, serta peracikan minuman kopi atau barista. Masing-masing jenis pelatihan menyediakan kuota sebanyak 16 peserta, sehingga total kuota yang tersedia mencapai 48 orang.
Selain memperoleh pelatihan keterampilan, peserta juga akan mendapatkan berbagai manfaat pendukung untuk menunjang proses pembelajaran dan meningkatkan kesiapan memasuki dunia kerja.
Roni Rakhmat menambahkan, program pelatihan vokasi serupa diharapkan dapat terus menjangkau masyarakat, baik calon tenaga kerja maupun mereka yang sudah bekerja dan ingin meningkatkan keterampilan.
“Kami berharap program ini tidak hanya membantu peserta meningkatkan kompetensi dan daya saing, tetapi juga mendorong lahirnya wirausaha baru. Dengan keterampilan yang dimiliki, peserta diharapkan mampu membuka usaha sendiri dan menciptakan peluang kerja bagi masyarakat lainnya,” katanya.
Melalui program ini, Pemerintah Provinsi Riau berharap peningkatan kualitas sumber daya manusia dapat berjalan beriringan dengan perluasan kesempatan kerja dan pengembangan kewirausahaan di daerah.










