TVRINews, Kampar
Dosen Ilmu Komputer (ILKOM) dan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Riau (UNRI) berkolaborasi mendampingi kader posyandu di Desa Pandau Jaya, Kabupaten Kampar, melalui program Smart Posyandu.
Program tersebut memadukan literasi digital dengan keterampilan pencatatan dan pemantauan kesehatan ibu serta balita.
Sistem berbasis situs web ini dirancang untuk membantu kader melakukan pencatatan kunjungan, pemantauan pertumbuhan balita, hingga rekapitulasi data posyandu secara digital.
Program digagas Rahmat Hidayat dan Yanti Andriyani dari ILKOM UNRI bersama Akbar Shiddiq dari FK UNRI. Kolaborasi lintas bidang tersebut dilakukan agar penerapan teknologi tetap disesuaikan dengan kebutuhan pelayanan kesehatan di posyandu.
Kegiatan pendampingan dilakukan secara bertahap. Tahap awal berupa sosialisasi dan pemetaan kebutuhan dilaksanakan pada 2 Juni 2026. Tim bersama kader memetakan proses pencatatan dan pelayanan yang selama ini dilakukan sebagai dasar pengenalan sistem Smart Posyandu.
Pendampingan dilanjutkan pada 30 Juli 2026 melalui pelatihan literasi digital dan praktik penggunaan Smart Posyandu. Para kader mendapatkan pelatihan mengenai penggunaan sistem, pencatatan kunjungan, hingga pemanfaatan kartu identitas kesehatan berbasis kode QR.
Pelatihan berikutnya berlangsung pada 6 Agustus 2026 dengan fokus pada pencatatan dan pemantauan pertumbuhan balita, pengelolaan data, serta simulasi penggunaan Smart Posyandu secara langsung.
“Melalui Smart Posyandu ini, kami berharap kader posyandu dapat memiliki keterampilan literasi digital dan mampu memanfaatkan teknologi sebagai alat pendukung pelayanan kesehatan ibu dan balita,” ujar Rahmat.
Dalam program tersebut, Yanti Andriyani terlibat dalam pengembangan sistem dan pelatihan teknis kepada kader. Sementara itu, Akbar Shiddiq berperan dalam penyesuaian variabel data, alur pelayanan, serta materi pemantauan kesehatan ibu dan balita.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan kader dalam menggunakan teknologi sekaligus memperbaiki pencatatan data. Data yang terdokumentasi dengan baik dapat mendukung pemantauan kesehatan ibu dan tumbuh kembang balita.
Ketua Forum Posyandu Desa Pandau Jaya, Helfiandri, mengapresiasi inovasi dan pendampingan yang diberikan tim PkM UNRI.
“Kami mengapresiasi inovasi yang dibawa oleh tim PkM UNRI. Semoga Smart Posyandu dapat dimanfaatkan dengan baik oleh kader dari 18 posyandu di Desa Pandau Jaya dan memudahkan proses pencatatan dalam pelaksanaan posyandu,” ujar Helfiandri.
Kegiatan tersebut merupakan Program Pengabdian kepada Masyarakat Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat yang didanai Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Tahun Anggaran 2026.
Program tersebut tercantum dalam kontrak Nomor 267/UN19.5.1.3/AL.04/2026.










