TVRINews, Pekanbaru
Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru menyediakan masker gratis bagi masyarakat untuk mengantisipasi risiko gangguan kesehatan akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kembali menyelimuti wilayah tersebut. Masyarakat dapat memperoleh masker gratis melalui puskesmas terdekat.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Hazli Fendriyanto, mengatakan pihaknya telah mendistribusikan hampir 100 ribu masker gratis kepada masyarakat.
Distribusi dilakukan melalui 21 puskesmas yang tersebar di Kota Pekanbaru. Selain itu, persediaan masker masih tersedia di gudang Dinas Kesehatan.
“Kami telah mendistribusikan hampir 100 ribu masker gratis kepada masyarakat melalui 21 puskesmas di Kota Pekanbaru. Stok masker juga masih tersedia di gudang untuk mendukung kebutuhan masyarakat,” ujar Hazli.
Ia mengimbau masyarakat agar meningkatkan perlindungan diri, terutama ketika beraktivitas di luar ruangan saat kualitas udara memburuk. Penggunaan masker menjadi salah satu langkah untuk membantu mengurangi paparan partikel asap yang berisiko mengganggu kesehatan.
Menurut Hazli, dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat menjadi perhatian serius Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru.
Berdasarkan data yang diterima pihaknya, lebih dari 11.707 warga mengalami gangguan kesehatan yang dikaitkan dengan paparan asap. Dari jumlah tersebut, lebih dari 9.816 warga tercatat mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas masker gratis yang tersedia di puskesmas serta mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara semakin memburuk.
Masyarakat juga diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami keluhan, seperti batuk, sesak napas, atau iritasi akibat paparan asap.










