TVRINews, Pekanbaru
Menghadapi kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta penurunan kualitas udara, Pemerintah Kota Pekanbaru menggelar salat istisqa secara serentak di seluruh kecamatan, termasuk di Kecamatan Rumbai Barat, Rabu pagi, 26 Agustus 2026.
Di Rumbai Barat, salat istisqa dipusatkan di Masjid Al Kastoeri, Kelurahan Agrowisata, dan dilaksanakan mulai pukul 09.00 WIB. Kegiatan tersebut menjadi salah satu ikhtiar bersama pemerintah dan masyarakat untuk memohon kepada Allah SWT agar segera diturunkan hujan yang membawa rahmat dan keberkahan.
Salat istisqa dipimpin Ustaz Hasbi Ash Shiddieq, sementara khotbah disampaikan Ustaz Usamah Ghozy Abdullah Putih. Pelaksanaan salat tersebut mengacu pada surat edaran Wali Kota Pekanbaru tentang pelaksanaan salat istisqa secara serentak se-Kota Pekanbaru.
Camat Rumbai Barat, Mirwansyah Siregar, mengatakan salat istisqa merupakan bentuk ikhtiar bersama antara pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi kondisi kemarau beserta dampaknya.
"Pelaksanaan salat istisqa ini merupakan bentuk ikhtiar bersama pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi kondisi kemarau dan dampaknya," kata Mirwansyah Siregar.
Selain berdoa memohon turunnya hujan, masyarakat juga diingatkan untuk ikut menjaga lingkungan, khususnya dengan tidak melakukan pembukaan maupun pembersihan lahan menggunakan cara membakar.
Sementara itu, Ketua LPM Kecamatan Rumbai Barat, Suparno, menilai pelaksanaan salat istisqa menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan masyarakat dalam menghadapi kondisi yang terjadi.
"Kegiatan ini menjadi momen untuk memperkuat kebersamaan masyarakat dalam berdoa dan berikhtiar menghadapi kondisi yang terjadi," ujar Suparno.
Salat istisqa dihadiri masyarakat bersama aparatur pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta unsur terkait lainnya. Para jemaah juga diajak memperbanyak doa, istigfar, sedekah, dan berbagai amal kebaikan.
Pemerintah Kota Pekanbaru kembali mengimbau masyarakat untuk tidak membuka ataupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan kebakaran hutan dan lahan maupun kondisi kedaruratan melalui layanan TRC 112 Pekanbaru Aman di nomor 112, yang dapat dihubungi tanpa pulsa.










