TVRINews, PEKANBARU
Tim Reserse Kriminal Polsek Senapelan berhasil membekuk komplotan spesialis pencurian dengan pemberatan (curat) yang kerap membobol rumah dan ruko kosong di Kota Pekanbaru. Dua pelaku berinisial DM dan JJ ditangkap setelah diketahui berulang kali melakukan aksi pencurian dengan menyasar bangunan yang ditinggal pemiliknya.
Kanit Reskrim Polsek Senapelan, AKP Dodi Vivino, mengungkapkan kedua pelaku mengaku telah melakukan aksi pencurian di 12 lokasi berbeda di Kota Pekanbaru. Modus yang digunakan yakni mengintai rumah atau ruko yang sedang kosong. Setelah memastikan situasi di sekitar sepi, pelaku menggergaji gembok pintu sebelum masuk dan mengambil barang-barang berharga di dalam bangunan.
Aksi para pelaku juga terekam kamera pengawas (CCTV). Dalam rekaman tersebut, kedua pelaku terlihat memotong gembok pintu dengan gergaji hingga berhasil masuk ke dalam ruko. Setelah itu, mereka mencari barang-barang berharga untuk dibawa kabur.
Barang hasil curian kemudian dijual kepada seorang pengepul di kawasan Kecamatan Senapelan. Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap keterlibatan penadah tersebut.
"Hasil penjualan barang curian digunakan pelaku untuk bermain judi slot, membeli narkoba, dan memenuhi kebutuhan sehari-hari," kata Kanit Reskrim Polsek Senapelan AKP Dodi Vivino.
Dari hasil pemeriksaan, polisi juga mengungkap bahwa kedua pelaku merupakan residivis yang sebelumnya pernah menjalani hukuman dalam kasus serupa. Meski demikian, keduanya kembali mengulangi aksi kriminal dengan modus yang sama.
Saat ini, penyidik masih mengembangkan kasus tersebut, termasuk menelusuri kemungkinan adanya lokasi pencurian lain serta pihak yang diduga menerima barang hasil kejahatan.
Polisi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat meninggalkan rumah atau tempat usaha dalam keadaan kosong, dengan memasang sistem keamanan tambahan seperti CCTV dan kunci pengaman yang lebih kuat.










