TVRINews, Bengkalis
Mengisi waktu liburan kini tidak hanya sebatas berwisata, tetapi juga dapat menjadi sarana belajar yang menyenangkan. Konsep tersebut dihadirkan Kelompok Tani Milenial "Raja Sayur" melalui agrowisata panen semangka di Desa Pambang Baru, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis.
Agrowisata yang resmi dibuka pada 20 Juli 2026 ini akan berlangsung hingga 10 Agustus 2026. Pengunjung dapat menikmati wisata setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB. Konsep yang diusung memadukan rekreasi alam dengan edukasi pertanian, sehingga pengunjung tidak hanya menikmati suasana kebun yang hijau dan asri, tetapi juga dapat memetik semangka langsung dari lahannya.
Selain menjadi destinasi wisata keluarga, program ini juga merupakan bentuk diversifikasi usaha pertanian yang bertujuan meningkatkan nilai ekonomi hasil panen sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat di sekitar lokasi.
Penggagas sekaligus Ketua Kelompok Tani Milenial Desa Pambang Baru, Abdul Razak, mengatakan agrowisata tersebut dibangun untuk memperkenalkan dunia pertanian kepada masyarakat melalui pengalaman yang menyenangkan.
"Kami ingin menjadikan lahan pertanian sebagai destinasi wisata edukatif. Pengunjung tidak hanya menikmati suasana kebun, tetapi juga bisa memanen semangka langsung dari lahan seluas lebih dari dua hektare," ujar Abdul Razak, Senin, 27 Juli 2026.
Di kawasan agrowisata ini, pengunjung juga dapat menikmati berbagai spot foto yang telah disediakan. Untuk harga semangka, pengelola menetapkan tarif berdasarkan jenisnya, yakni Rp10.000 per kilogram untuk semangka nonbiji, Rp9.000 per kilogram untuk semangka kuning (inden), dan Rp8.000 per kilogram untuk semangka jenis Baginda.
Melalui inovasi tersebut, Kelompok Tani Milenial Desa Pambang Baru membuktikan bahwa sektor pertanian tidak hanya berperan sebagai penghasil pangan, tetapi juga memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata edukatif yang mampu memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan secara berkelanjutan.









