TVRINews, Pekanbaru
Memperingati Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau dan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Riau menyalurkan bantuan senilai total Rp18,24 miliar kepada masyarakat.
Bantuan tersebut disalurkan dalam berbagai program yang mencakup bidang pendidikan, keagamaan, kemanusiaan, kesehatan, perlindungan sosial, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Mengusung tema “Baznas Riau Berbagi, Indonesia Berdikari”, kegiatan ini menjadi momentum bagi Baznas Riau untuk memperkuat peran zakat, infak, dan sedekah dalam membantu masyarakat sekaligus mendorong pengentasan kemiskinan.
Ketua Baznas Provinsi Riau, Masriadi Hasan, mengatakan zakat, infak, dan sedekah tidak hanya berfungsi sebagai bantuan sosial, tetapi juga dapat menjadi instrumen untuk mendorong kemandirian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Zakat, infak, dan sedekah bukan sekadar bantuan karitatif, tetapi juga instrumen strategis untuk membangun kemandirian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Masriadi Hasan.
Dalam kegiatan tersebut, Baznas Riau menyalurkan bantuan untuk sejumlah program, antara lain bantuan pendidikan, keagamaan, perlindungan sosial, kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Baznas Riau juga bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan santunan jaminan kematian sebesar Rp10 juta kepada ahli waris almarhumah Siti Asli Harahap.
Bantuan lainnya berupa rumah layak huni, bank pangan, paket logistik keluarga, santunan anak yatim, serta bantuan kaki palsu kepada enam penerima manfaat.
Plt. Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Riau, Yan Dharmadi, mengapresiasi kontribusi Baznas dalam membantu pemerintah menangani persoalan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami mengapresiasi apa yang dilakukan Baznas Riau. Ini merupakan bentuk kolaborasi dalam membantu masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan, sehingga manfaat zakat dapat dirasakan secara langsung,”ungkap Yan Dharmadi.
Salah seorang penerima bantuan, Rini, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Ia mengatakan bantuan tersebut membantu memenuhi kebutuhan keluarganya sekaligus meringankan beban ekonomi.
“Kami sangat berterima kasih kepada Baznas Riau atas bantuan yang diberikan. Bantuan ini sangat membantu dan bermanfaat bagi kami,” kata Rini.
Sepanjang 2025, Baznas Provinsi Riau mencatat penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sekitar Rp61 miliar. Dana tersebut menjadi salah satu sumber pembiayaan berbagai program sosial, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Setelah penyerahan bantuan secara simbolis, Baznas Riau turut meninjau bazar UMKM binaan Baznas dan fasilitas Rumah Singgah Baznas Provinsi Riau.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya Baznas Riau untuk tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga mendorong pemberdayaan ekonomi dan pelayanan sosial agar masyarakat penerima manfaat dapat semakin mandiri.










