TVRINews, Indragiri Hulu
PT PLN (Persero) melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Rengat Kota memperkuat sinergi dengan pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan keselamatan ketenagalistrikan. Upaya ini dilakukan melalui Forum Diskusi Ketenagalistrikan Bersama Stakeholder yang digelar di Kantor Kecamatan Rengat Barat, Selasa, 13 Oktober 2026.
Forum tersebut menjadi wadah koordinasi antara PLN, pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan kelurahan, serta unsur masyarakat untuk meningkatkan kesadaran terhadap potensi bahaya listrik sekaligus menjaga keamanan jaringan dan keandalan pasokan listrik.
Kegiatan ini dihadiri Manajer PLN ULP Rengat Kota, Jhon Frengki Simatupang, bersama tim. Hadir pula Kasi Trantibum Kecamatan Rengat Barat, Raja Jamaluddin, yang mewakili camat, jajaran pemerintah kecamatan, kepala desa dan lurah, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) se-Kecamatan Rengat Barat, serta Bhabinkamtibmas. Dalam diskusi tersebut, PLN memberikan edukasi mengenai keselamatan penggunaan listrik, berbagai potensi bahaya kelistrikan, serta langkah pencegahan gangguan dan kecelakaan akibat listrik.
Pembahasan juga menyoroti pentingnya peran pemerintah dan masyarakat dalam menjaga keamanan jaringan listrik, termasuk memastikan lingkungan di sekitar instalasi listrik tetap aman dari aktivitas yang berpotensi mengganggu jaringan. Manajer PLN ULP Rengat Kota, Jhon Frengki Simatupang, menegaskan bahwa keselamatan ketenagalistrikan bukan hanya menjadi tanggung jawab PLN, tetapi juga membutuhkan kepedulian dan dukungan seluruh elemen masyarakat.
“Melalui forum diskusi ini, kami berharap terjalin komunikasi dan koordinasi yang semakin baik antara PLN, pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan kelurahan, serta seluruh stakeholder. Kami juga mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di sekitar jaringan listrik dan segera melaporkan kepada PLN apabila menemukan potensi bahaya kelistrikan,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterlibatan aktif para pemangku kepentingan sangat penting untuk menyebarluaskan informasi keselamatan listrik hingga ke tengah masyarakat. Dengan demikian, potensi bahaya dapat diantisipasi lebih awal sebelum menimbulkan gangguan maupun kecelakaan.
PLN juga mengingatkan masyarakat agar tidak bermain layang-layang di dekat jaringan listrik. Selain itu, warga diminta memperhatikan jarak aman saat mendirikan bangunan atau menanam pohon di sekitar jaringan, serta tidak menyentuh maupun memperbaiki instalasi listrik tanpa kompetensi yang sesuai. Masyarakat juga diimbau segera melaporkan kepada PLN apabila menemukan jaringan listrik yang rusak, berisiko, atau berpotensi membahayakan keselamatan.
Melalui forum ini, PLN ULP Rengat Kota berharap kolaborasi dengan pemerintah dan seluruh stakeholder semakin kuat. Sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih aman sekaligus mendukung keandalan pasokan listrik bagi masyarakat di Kecamatan Rengat Barat. PLN berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan melalui edukasi, komunikasi, dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Sebab, keselamatan ketenagalistrikan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kesadaran dan kepedulian semua pihak.










