TVRINews, Indragiri Hilir
Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menerapkan kebijakan Belajar dari Rumah atau Learning From Home bagi sembilan lembaga pendidikan di Kecamatan Tembilahan mulai Rabu, 5 Agustus 2026 hingga Sabtu, 8 Agustus 2026. Langkah ini diambil guna mengantisipasi ancaman serangan monyet liar yang dinilai membahayakan keselamatan warga sekolah.
Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Disdik Inhil Nomor 500.10.9.7/DISDIK/4 tertanggal 4 Agustus 2026. Adapun sembilan satuan pendidikan yang terdampak meliputi Korwil Pendidikan Tembilahan, SMPN 1, SDN 007, SDN 008, SDN 005, SDN 020, TK Nurul Iman, KB Miftahul Huda, dan PAUD Ar Ridha.
Keputusan mengalihkan kegiatan belajar mengajar (KBM) menjadi sistem daring ini dihasilkan melalui rapat koordinasi di SMPN 1 Tembilahan, Jalan Prof. M. Yamin, SH. Rabu, 5/8/2026.
Rapat tersebut dipimpin oleh Camat Tembilahan, Ari Surya, bersama Kabid SMP Disdik Inhil, serta dihadiri oleh para kepala sekolah di kawasan rawan perlintasan kera liar.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Inhil, Abdul Rasyid, menegaskan bahwa keselamatan peserta didik dan tenaga pendidik merupakan prioritas utama pemerintah daerah.
"Kami mengutamakan keselamatan dan keamanan seluruh warga sekolah. Karena itu, untuk wilayah yang berpotensi terancam, kegiatan belajar mengajar tatap muka kami liburkan dan dialihkan menjadi daring mulai tanggal 5 Agustus sampai situasi dinyatakan aman dan kondusif oleh pihak berwenang," ujar Abdul Rasyid, dikutip Rabu, 5 Agustus 2026.
Penerapan KBM daring ini mendesak dilakukan setelah timbulnya korban baru akibat serangan monyet liar di sekitar Jalan Tampomas, Tembilahan, pada Rabu pagi. Apabila situasi dinilai telah kondusif hingga akhir pekan, pembelajaran tatap muka direncanakan kembali normal pada Senin mendatang.
Melalui edaran resminya, Disdik Inhil menetapkan 4 poin utama:
1. Dispensasi Kehadiran : Seluruh siswa di zona rawan diberikan dispensasi untuk tidak hadir secara fisik di sekolah.
2.Jangka Waktu: Pembelajaran tatap muka ditiadakan sementara sejak 5 Agustus 2026 hingga adanya pemberitahuan resmi lanjutan.
3. Mekanisme Pembelajaran: Siswa menjalankan belajar mandiri dari rumah melalui penugasan guru. Guru dan tenaga kependidikan tetap berkewajiban hadir ke sekolah untuk keperluan administrasi, koordinasi, dan memandu pembelajaran daring.
4. Himbauan Kesiapsiagaan: Seluruh warga sekolah diimbau membatasi aktivitas di luar rumah serta terus memantau arahan resmi pemerintah.
Pemerintah daerah melalui dinas pendidikan kabupaten Indragiri hilir, akan segera mengumumkan pemulihan KBM tatap muka begitu lokasi dinyatakan steril.









