TVRINews, Indragiri Hulu
Upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) untuk mendukung ketahanan energi nasional terus dilakukan melalui kolaborasi antara industri dan perguruan tinggi. Pertamina EP (PEP) Lirik menerima kunjungan mahasiswa Program Studi Teknik Perminyakan Universitas Islam Riau (UIR) Pekanbaru dalam kegiatan field trip ke fasilitas operasi PEP Lirik pada 28 Juli 2026.
Sebanyak 76 peserta mengikuti kegiatan tersebut, terdiri atas 73 mahasiswa dan tiga dosen pendamping. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal secara langsung proses bisnis industri hulu migas yang selama ini dipelajari melalui perkuliahan. Field trip berlangsung di Gedung Dang Patra Komperta Pertamina EP Lirik. Para mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai aspek teknik perminyakan hingga operasional lapangan.
Kunjungan edukatif ini diterima oleh Pjs. Manager Pertamina EP Lirik Muhammad Ridho bersama jajaran manajemen. Turut hadir Kepala Migas Center sekaligus Dosen Teknik Perminyakan UIR, Fitrianti, bersama tim dosen pendamping. Fitrianti mengapresiasi kesempatan yang diberikan Pertamina EP Lirik kepada mahasiswa untuk belajar langsung dari praktisi industri.
"Field trip ini merupakan bagian integral dari mata kuliah Fasilitas Operasional Migas. Kami berharap mahasiswa dapat memperoleh pengalaman nyata mengenai operasional industri hulu migas sekaligus belajar langsung dari para profesional. Ke depan kami berharap sinergi antara universitas dan Pertamina EP Lirik dapat terus berlanjut untuk mendukung peningkatan kualitas lulusan serta pengembangan pendidikan teknik perminyakan," kata Fitrianti, Kamis, 30 Juli 2026.
Sementara itu, Pjs. Manager Pertamina EP Lirik Muhammad Ridho menyampaikan sinergi antara industri dan perguruan tinggi menjadi langkah penting dalam menyiapkan talenta yang mampu menghadapi tantangan sektor energi.
"Kami menyambut baik kunjungan civitas akademika Universitas Islam Riau di Pertamina EP Lirik. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat memperoleh gambaran secara langsung mengenai proses kegiatan di industri hulu migas, mulai dari aspek teknik perminyakan hingga pengenalan fasilitas operasional di lapangan. Kami berharap pengalaman ini dapat memperkaya wawasan sekaligus menjadi bekal ketika mereka memasuki dunia kerja," ujar Ridho.
Selama kegiatan, mahasiswa mendapatkan materi dari praktisi Pertamina EP Lirik mengenai profil industri hulu migas, proses produksi minyak bumi, perhitungan cadangan minyak dan recovery factor, metode pemilihan artificial lift, penerapan Linear Electric Submersible Pump (LESP), seleksi kandidat stimulasi sumur, penggunaan Chan Diagnostic untuk optimasi produksi, hingga strategi menjaga integritas sumur melalui program Reinstate Good Well Integrity Condition.
Pembelajaran juga dilengkapi dengan sesi kuis interaktif untuk menguji pemahaman peserta setelah mengikuti pemaparan materi.
Usai kegiatan di ruang kelas, mahasiswa mengikuti kunjungan lapangan ke Pusat Pengumpul Produksi (PPP) Sei Karas di Distrik 1 Pertamina EP Lirik. Dengan menerapkan standar Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) serta menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap, mahasiswa melihat langsung fasilitas produksi, manifold, separator, hingga sistem sumur yang mendukung kegiatan produksi minyak.
Melalui kegiatan ini, Pertamina EP Lirik menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan SDM nasional melalui penguatan kerja sama dengan perguruan tinggi. Program tersebut diharapkan dapat mempererat hubungan antara dunia pendidikan dan industri serta menghasilkan lulusan yang siap berkontribusi bagi keberlanjutan industri hulu migas dan ketahanan energi Indonesia.









