TVRINews, Indragiri Hilir
Universitas Islam Indragiri (UNISI) menggelar pelatihan dan pendampingan dasar pengembangan sumber daya manusia (SDM) kepariwisataan bagi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Sedamai di Kelurahan Sapat, Kecamatan Kuala Indragiri, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, Sabtu (1/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengelola potensi ekowisata mangrove secara berkelanjutan.
Program pengabdian kepada masyarakat tersebut mendapat dukungan dari Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) RI. Melalui program ini, UNISI mendorong peningkatan kualitas SDM lokal agar mampu mengembangkan ekowisata berbasis masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi kreatif di kawasan pesisir.
Selama enam bulan ke depan, Pokdarwis Sedamai akan mendapatkan pendampingan intensif yang mencakup penguatan kelembagaan, tata kelola organisasi, pengembangan ekonomi kreatif, hingga pengelolaan ekowisata berbasis konservasi.

Perwakilan Tim Pengabdian Masyarakat UNISI, Ir. Arief Rachman B., S.Pi., M.Si., mengatakan program tersebut bertujuan membangun kemandirian kelompok sekaligus meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola kawasan wisata mangrove.
“Kegiatan pelatihan sumber daya manusia kepariwisataan ini didukung oleh DRTPM Kemendiktisaintek RI untuk membina Kelompok Sadar Wisata Sedamai di Kelurahan Sapat. Pendampingan akan dilakukan selama enam bulan agar kelompok ini menjadi mandiri, meningkatkan kualitas organisasi, serta memahami konservasi mangrove untuk pengendalian perubahan iklim sekaligus menghidupkan ekonomi kreatif pesisir,” ujar Arief.
Menurutnya, pelestarian ekosistem mangrove menjadi salah satu fokus utama program karena memiliki peran penting sebagai benteng alami kawasan pesisir dalam menghadapi dampak perubahan iklim. Di sisi lain, kawasan mangrove juga memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi ekowisata yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat.
Program tersebut mendapat dukungan dari Pemerintah Kecamatan Kuala Indragiri. Camat Kuala Indragiri, Rahelmi, S.Pd., M.Si., menilai pengembangan ekowisata mangrove yang dikelola secara profesional akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat setempat.
“Kami sangat mendukung kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Universitas Islam Indragiri dengan dukungan Kemendiktisaintek RI. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi Pokdarwis Sedamai Kelurahan Sapat dalam mengelola potensi ekowisata mangrove, melestarikan lingkungan, dan meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat lokal,” kata Rahelmi.
Melalui pendampingan berkelanjutan ini, Pokdarwis Sedamai diharapkan mampu mengelola kawasan mangrove secara profesional, menjaga kelestarian lingkungan pesisir, serta menjadikan Kelurahan Sapat sebagai salah satu destinasi ekowisata unggulan di Kabupaten Indragiri Hilir yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.









