TVRINews, Pekanbaru
Sejumlah unsur di Provinsi Riau memperkuat koordinasi dalam rangka menyukseskan Festival Rakyat Nusantara dan kegiatan nonton bareng (nobar) Bola Gembira yang akan digelar di Kota Pekanbaru. Kegiatan tersebut dibahas dalam forum coffee morning yang berlangsung di Aula Kaharuddin Nasution, Kodam XIX/Tuanku Tambusai, Sabtu (4/7/2026).
Forum tersebut melibatkan Kodam XIX/Tuanku Tambusai, TVRI Riau, LKBN Antara Riau, Pemerintah Provinsi Riau, Pemerintah Kota Pekanbaru, Kadin Riau, serta sejumlah pelaku usaha swasta. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya pematangan pelaksanaan agenda berskala nasional yang akan digelar serentak di 34 provinsi.
Festival Rakyat Nusantara di Riau direncanakan berlangsung di Pelataran MTQ Pekanbaru dengan melibatkan sekitar 100 pelaku UMKM. Selain bazar, kegiatan ini juga akan diramaikan dengan berbagai pertunjukan seni dan hiburan, mulai dari penampilan musik, seni budaya Melayu, panggung kreativitas pelajar dan mahasiswa, hingga berbagai kegiatan interaktif bersama masyarakat.
Aster Kasdam XIX/Tuanku Tambusai, Kolonel Kav Hermawan Weharema, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada hiburan, tetapi juga menjadi sarana penguatan ekonomi masyarakat.
“Festival Rakyat Nusantara ini bukan hanya menghadirkan nonton bareng sepak bola, tetapi juga menjadi wadah untuk menggerakkan perekonomian masyarakat melalui keterlibatan UMKM, sekaligus memperkuat kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, media, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat,” ujar Hermawan.
Ia menambahkan, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat, baik dari sisi ekonomi maupun promosi potensi daerah.
Festival Rakyat Nusantara dijadwalkan berlangsung selama 10 hari, bertepatan dengan fase perempat final hingga final turnamen sepak bola dunia. Rangkaian kegiatan akan dimulai setiap hari sejak pukul 10.00 WIB dengan berbagai aktivitas masyarakat.
Sementara itu, kegiatan nonton bareng berlisensi akan digelar setelah pukul 00.00 WIB, menyesuaikan jadwal pertandingan yang disiarkan langsung oleh TVRI.
Melalui sinergi lintas sektor tersebut, Festival Rakyat Nusantara diharapkan tidak hanya menjadi ajang hiburan masyarakat, tetapi juga mendorong pertumbuhan UMKM, memperkuat promosi budaya Melayu, serta mengembangkan potensi ekonomi kreatif di Provinsi Riau.










