TVRINews, Pekanbaru
Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui pembacaan Surah Al Mulk secara serentak oleh 9.184 Aparatur Sipil Negara (ASN).
Kegiatan yang digelar di halaman Masjid Agung An Nur, Pekanbaru, tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-242 Kota Pekanbaru. Selain mencatatkan rekor nasional, acara ini juga menjadi upaya memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan birokrasi.
Capaian tersebut merupakan rekor MURI ketiga yang diraih Pemerintah Kota Pekanbaru. Sebelumnya, Pemko Pekanbaru berhasil memecahkan rekor melalui penyelenggaraan nikah massal dan pembuatan kue talam durian terpanjang.
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, mengatakan pemilihan Surah Al Mulk memiliki makna mendalam bagi para aparatur sipil negara. Menurutnya, kandungan surah tersebut menjadi pengingat bahwa setiap jabatan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan.
"Surah Al Mulk mengajarkan tentang kekuasaan mutlak Allah SWT atas seluruh alam semesta, termasuk kehidupan dan kematian. Ini menjadi pengingat bagi seluruh ASN bahwa jabatan yang diemban hanyalah titipan yang kelak akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT," kata Agung Nugroho.
Selain penyerahan piagam Rekor MURI, rangkaian kegiatan juga diisi dengan tabligh akbar yang menghadirkan Ustaz Das'ad Latif. Ribuan ASN dan masyarakat memadati halaman Masjid Agung An Nur sejak sore hari untuk mengikuti pembacaan shalawat, pembacaan Surah Al Mulk, hingga tausiah.
Dalam ceramahnya, Ustaz Das'ad Latif mengapresiasi antusiasme peserta yang mengikuti kegiatan tersebut. Ia menilai pembacaan Surah Al Mulk secara berjamaah merupakan bentuk ketaatan kepada Allah SWT sekaligus pengingat bagi para pejabat agar senantiasa menjaga amanah dalam menjalankan tugas.
Usai menerima penghargaan MURI, Agung berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai seremoni semata, tetapi dapat menjadi budaya yang terus dijalankan oleh aparatur pemerintah.
"Kami berharap pembacaan Surah Al Mulk tidak hanya menjadi bagian dari pemecahan rekor, tetapi menjadi kebiasaan yang membentuk ASN yang berintegritas, amanah, dan semakin baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,"ungkap Ustaz Das'ad Latif.
Menurut Agung, penguatan nilai-nilai spiritual merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun birokrasi yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik. Ia berharap semangat yang dibangun melalui kegiatan ini dapat tercermin dalam peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.










