TVRINews, Pekanbaru
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Riau menggelar Forum Silaturahmi dan Konsultasi Publik bertema "Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global". Kegiatan ini menjadi ruang diskusi sekaligus memperkuat sinergi antarlembaga dalam menjaga ketahanan fiskal dan mendukung keberlanjutan pembangunan nasional.
Forum tersebut diikuti instansi vertikal, pemerintah daerah, pelaku usaha, akademisi, serta masyarakat. Peserta membahas berbagai strategi memperluas basis pajak sebagai salah satu sumber utama penerimaan negara di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Kepala Kanwil DJPb Provinsi Riau, Adnan Wimbyarto, mengatakan kolaborasi antarpemangku kepentingan menjadi kunci untuk meningkatkan kesadaran perpajakan sekaligus memperluas basis penerimaan negara secara berkelanjutan.
"Melalui forum ini, kami ingin memperkuat sinergi antara instansi vertikal, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dalam meningkatkan kesadaran perpajakan. Perluasan basis pajak menjadi salah satu strategi penting untuk menjaga ketahanan fiskal di tengah dinamika ekonomi global," ujar Adnan Wimbyarto, Senin, 13 Juli 2026.
Menurut Adnan, forum konsultasi publik tidak hanya menjadi ruang diskusi, tetapi juga sarana menghimpun berbagai masukan untuk merumuskan kebijakan fiskal yang lebih efektif dan berkelanjutan.
"Kami berharap forum ini menghasilkan rekomendasi dan kolaborasi yang mampu memperkuat ketahanan fiskal nasional, sehingga pembangunan dapat terus berjalan secara berkesinambungan meskipun menghadapi berbagai tantangan ekonomi global," kata Adnan Wimbyarto.
Melalui forum tersebut, Kanwil DJPb Provinsi Riau berharap sinergi antarlembaga semakin kuat dalam mendukung optimalisasi penerimaan negara, menjaga stabilitas fiskal, serta mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.










