TVRINews, Bengkalis
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Bengkalis, Provinsi Riau, memperkuat pembinaan kepribadian dan kerohanian warga binaan pemasyarakatan melalui kegiatan praktik salat fardu yang dilaksanakan di Masjid Al-Ihsan lapas setempat, Sabtu, 10 Oktober 2026.
Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut, diikuti sebanyak 66 peserta yang terdiri atas santri dan warga binaan pemasyarakatan.
Pelaksanaannya berlangsung tertib dan aman dengan pengawasan dari kepala subseksi bimbingan kemasyarakatan dan perawatan (bimkemaswat), staf terkait, serta petugas jaga.
Kepala Lapas Kelas II A Bengkalis, Priyo Tri Laksono, mengatakan pembinaan kerohanian merupakan salah satu fondasi penting dalam membentuk karakter dan mendorong perubahan positif bagi warga binaan.
"Melalui kegiatan ibadah yang teratur, kami berharap warga binaan dapat semakin mendekatkan diri kepada tuhan dan membangun semangat perubahan positif," ujar Priyo, Sabtu, 10 Oktober 2026.
Ia juga menginstruksikan jajaran terkait, khususnya seksi bimbingan narapidana dan anak didik, untuk melaksanakan tugas pembinaan secara bertanggung jawab dan sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Selain itu, petugas pengamanan bersama staf bimkemaswat terus berkoordinasi untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan pembinaan berjalan dengan aman dan lancar.
Praktik salat fardu tersebut merupakan bagian dari program rutin Lapas Kelas II A Bengkalis dalam memenuhi hak beribadah warga binaan sekaligus mendukung pembinaan kepribadian secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan tersebut, Lapas Bengkalis berharap warga binaan dapat meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari sebagai bekal untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pembinaan.










