TVRINews, Pekanbaru
Anggota DPR RI Komisi VII dari Fraksi PKS, Hendry Munief, meluncurkan buku berjudul Jejak Satu Tahun Pengabdian bertepatan dengan momentum Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Buku tersebut menjadi dokumentasi perjalanan, pemikiran, dan kiprahnya selama satu tahun menjalankan amanah sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Riau I.
Peluncuran buku ini sekaligus menjadi sarana refleksi atas berbagai upaya yang dilakukan Hendry dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat Riau di tingkat nasional. Di dalamnya, ia mengulas berbagai aspek yang membentuk perjalanan hidup dan pengabdiannya, mulai dari latar belakang kehidupan, perkembangan UMKM di Riau, hingga pentingnya menjaga nilai-nilai budaya Melayu sebagai identitas daerah.
Selain memotret aktivitasnya sebagai legislator, buku tersebut juga memuat pengalaman Hendry sebagai pendakwah yang turut membentuk cara pandangnya dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat.
Dalam sambutannya, Hendry menegaskan bahwa buku tersebut bukan sekadar catatan perjalanan pribadi, melainkan bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepadanya.
“Buku Jejak Satu Tahun Pengabdian ini bukan sekadar catatan perjalanan pribadi, tetapi merupakan bentuk pertanggungjawaban moral saya kepada masyarakat Riau yang telah memberikan amanah. Di dalamnya terdapat berbagai ikhtiar, gagasan, dan perjuangan yang kami lakukan untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat di tingkat nasional,” ujar Hendry.
Menurutnya, peluncuran buku yang bertepatan dengan Tahun Baru Islam menjadi momentum untuk melakukan evaluasi sekaligus memperkuat komitmen dalam melayani masyarakat.
“Saya berharap buku ini dapat menginspirasi generasi muda agar berani bermimpi, berani mengambil keputusan, memiliki karakter yang kuat, serta tetap berpegang pada nilai-nilai agama dan budaya Melayu sebagai jati diri,” katanya.
Peluncuran buku ditandai dengan penandatanganan bersama sejumlah tokoh dan pemangku kepentingan di Riau, di antaranya perwakilan Pemerintah Provinsi Riau, Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau, Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau (FKPMR), serta pimpinan lembaga penyiaran dan media.
Mantan Gubernur Riau periode 2003–2013, Rusli Zainal, turut memberikan apresiasi atas terbitnya buku tersebut. Ia menilai karya itu menjadi catatan penting mengenai dedikasi seorang wakil rakyat dalam memperjuangkan kepentingan daerah.
“Saya mengucapkan selamat atas peluncuran buku Jejak Satu Tahun Pengabdian Hendry Munief. Buku ini menjadi bukti nyata bahwa amanah yang diberikan masyarakat dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Dalam satu tahun terakhir, beliau telah menunjukkan komitmen dan dedikasi untuk memperjuangkan berbagai aspirasi masyarakat Riau di tingkat pusat,” kata Rusli.
Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Riau, Bobby Rachmat, yang mewakili Plt Gubernur Riau, menilai peluncuran buku tersebut merupakan langkah positif dalam memperkuat budaya literasi sekaligus meningkatkan transparansi kepada masyarakat.
“Kami mengapresiasi pengabdian Hendry Munief yang dituangkan dalam sebuah karya literasi. Buku ini bukan hanya menjadi catatan perjalanan pengabdian, tetapi juga dapat menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda dan masyarakat luas untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah,” ujar Bobby.
Rangkaian peluncuran buku juga diisi dengan dialog inspiratif bertema “Merajut Jejak Pengabdian, Menguatkan Kolaborasi untuk Riau dan Indonesia”. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi para tokoh masyarakat untuk berbagi gagasan mengenai pentingnya kolaborasi, pengabdian, dan penguatan budaya literasi dalam mendukung pembangunan daerah dan nasional.










