TVRINews - Riau
Tim SAR Gabungan berhasil menemukan empat remaja yang dilaporkan tersesat di kawasan konservasi Bukit Maras, Kecamatan Riau Silip, Kabupaten Bangka. Seluruh korban ditemukan dalam kondisi selamat setelah pencarian yang berlangsung semalaman.
Keempat remaja asal Sungailiat tersebut, yakni Boma, Nabil, Keanu, dan Aufa, ditemukan sekitar pukul 04.00 WIB pada Senin dini hari di sekitar lokasi awal mereka dilaporkan hilang.
Proses pencarian dilakukan secara intensif dengan membagi personel ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU). Tim menyisir sejumlah jalur pendakian hingga akhirnya berhasil menemukan keempat remaja tersebut.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tiga korban mengalami kelelahan akibat terlalu lama berada di kawasan hutan. Sementara satu remaja lainnya mengalami cedera pada kaki kanan sehingga memerlukan penanganan medis.
Bupati Bangka, Fery Insani, yang turut memantau proses pencarian menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel SAR dan relawan yang terlibat dalam operasi penyelamatan.

“Kami berada di Konservasi Bukit Maras. Ada 10 anak mendaki, empat anak di atas yang tidak bisa turun. Sampai pukul 23.00 WIB kami terus berkoordinasi dan melakukan pencarian. Alhamdulillah mereka ditemukan sekitar pukul 04.30 WIB. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim yang sudah menemukan anak-anak ini,” ujar Fery.
Usai ditemukan, para korban langsung dievakuasi dari lokasi. Tiga remaja yang mengalami kelelahan dibawa ke Posko Air Terjun Maruyan untuk menjalani pemulihan, sedangkan korban yang mengalami cedera pada kaki dievakuasi ke Puskesmas Riau Silip guna mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Dengan ditemukannya seluruh korban dalam keadaan selamat, operasi pencarian dan penyelamatan di kawasan Bukit Maras resmi dihentikan. Tim SAR Gabungan kemudian mengembalikan seluruh personel ke satuan masing-masing setelah memastikan seluruh proses evakuasi berjalan dengan aman.










