TVRINews, Pekanbaru
Pemerintah Provinsi Riau menyatakan dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan pemerintah pusat. Program tersebut dinilai memberikan dampak signifikan terhadap efisiensi anggaran daerah, khususnya pada sektor pembiayaan konsumsi di lingkungan sekolah.
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto melalui Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) menyampaikan bahwa pelaksanaan program MBG telah membantu efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) hingga sekitar Rp45 miliar.
“Program MBG sangat membantu pengurangan beban APBD, terutama untuk pembiayaan makan siswa di sekolah-sekolah berasrama milik Pemprov Riau. Efisiensinya mencapai sekitar Rp45 miliar,” ujar Supriadi, perwakilan Diskominfotik Riau.
Menurutnya, penghematan tersebut berasal dari alokasi belanja makan dan minum di sejumlah sekolah berasrama, seperti SMA Plus, SMA Pintar, SMA Olahraga, SMK Perikanan, SMK Pertanian, hingga sekolah kejuruan olahraga di bawah pembinaan pemerintah provinsi.
Dengan terintegrasinya program MBG, ruang fiskal daerah dinilai menjadi lebih fleksibel dan dapat dialihkan untuk program prioritas lainnya.
Selain efisiensi anggaran, program ini juga disebut memberikan dampak pada perputaran ekonomi daerah karena melibatkan pelaku usaha lokal dalam penyediaan kebutuhan program.
Namun demikian, pemerintah daerah mengakui adanya dampak terhadap penerimaan retribusi kantin sekolah. Untuk itu, Pemprov Riau bersama pihak terkait menyiapkan skema penyesuaian melalui pelibatan kantin dalam ekosistem program MBG.
“Kantin sekolah akan kita dorong untuk tetap berperan, bahkan diarahkan menjadi bagian dari sistem pendukung program Makan Bergizi Gratis. Ini sedang kita sinergikan agar tetap memberi manfaat bagi semua pihak,” jelasnya.
Pemerintah Provinsi Riau menegaskan akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dalam pelaksanaan program strategis nasional agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.










