TVRINews, Indragiri Hilir
Sebanyak 49 titik panas atau hotspot terdeteksi tersebar di delapan kecamatan di Kabupaten Indragiri Hilir, Riau. Salah satu lokasi kebakaran terparah berada di kawasan perkebunan Parit Delapan Belas, Kelurahan Sungai Beringin, Kecamatan Tembilahan, yang telah menghanguskan lebih dari lima hektare lahan gambut.
Kebakaran di kawasan perkebunan tersebut telah berlangsung sejak Kamis dan hingga kini masih dalam proses penanganan. Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, pemadam kebakaran, serta masyarakat terus melakukan pemadaman dan pendinginan agar api tidak meluas hingga ke kawasan permukiman warga.
Wakil Bupati Indragiri Hilir, Yuliantini, yang meninjau langsung lokasi bersama jajaran Forkopimda, mengatakan berdasarkan hasil pemantauan terdapat 49 hotspot yang tersebar di delapan kecamatan.
"Berdasarkan pemantauan, terdapat 49 hotspot yang tersebar di delapan kecamatan di Indragiri Hilir. Saat ini upaya pemadaman terus dilakukan agar titik api tidak meluas," ujar Yuliantini, dikutip Senin, 31 Agustus 2026.
Penanganan kebakaran menghadapi tantangan berupa keterbatasan sumber air dan kondisi lahan gambut yang membuat proses pemadaman membutuhkan waktu lebih lama.
Untuk mengatasi kendala tersebut, tim penanganan telah membuat dua embung khusus di kawasan Sungai Beringin yang dimanfaatkan sebagai sumber air untuk mendukung proses pemadaman.
"Kondisi lahan gambut dan keterbatasan sumber air menjadi salah satu kendala dalam pemadaman. Karena itu, tim penanganan membuat dua embung khusus di area Sungai Beringin sebagai sumber air untuk pemadaman," jelas Yuliantini.
Tim gabungan hingga kini masih berjibaku melakukan pemadaman dan penyekatan di sejumlah titik untuk mencegah api menjalar ke area lainnya, khususnya permukiman masyarakat.
Yuliantini juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan dengan tidak melakukan pembakaran saat membuka maupun membersihkan lahan.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan. Jika menemukan adanya titik api, segera laporkan kepada petugas agar dapat dilakukan penanganan secepat mungkin," tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir bersama unsur terkait akan terus melakukan pemantauan terhadap titik panas dan memperkuat penanganan di lokasi yang masih terdapat api maupun potensi munculnya kebakaran baru.









